
MTs Negeri 1 Sidoarjo – Sejumlah 316 siswa-siswi MTsN 1 Sidoarjo siap mengikuti Asesmen Madrasah (AM). Menurut jadwal yang telah dirilis oleh panitia, pelaksanaan AM berlangsung selama 6 hari yang terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.00-10.45 WIB. Sementara itu sesi kedua dimulai pukul 11.00-15.00 WIB.
Pelaksanaan asesmen berlangsung selama 6 hari dimulai Senin, 29 April 2024 sampai dengan Selasa, 7 Mei 2024. Asesmen kali ini berbasis Android (HP) dengan moda offline. Tempat ujian menggunakan Ruang kelas, dengan ruang sebanyak 8 , 48 pengawas dan 3 proktor.

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo tiba di madrasah saat siang hari, kami panitia menyambutnya dengan ramah. Tim Monev meninjau pelaksanaan Asesmen Madrasah pada hari kedua (30/4). Sementara itu kunjungan Tim Monev Diwakili oleh Kasubag TU Rohmad Nasrudin dan Staf Pendma M. Nuril Huda.
Lebih lanjut Rohmad Nasrudin berkenan untuk melakukan monitoring bersama Kepala Madrasah Achmad Saifullah. Sedangkan M. Nuril Huda sempat melakukan monitoring ke ruang kelas tempat pelaksanaan AM berlangsung dengan di dampingi oleh KTU Nur Khanifah dan Waka Kurikulum Siti Takmirul Ummah.

“Kegiatan Monev ini dirasa penting untuk melihat langsung dari dekat terkait pelaksanaan Asesmen di madrasah. Disamping itu untuk mengetahui sejauh mana persiapan mengenai kelengkapan administrasi, kesiapan peserta asesmen, begitu juga mengenai prosedur dan teknik pelaksanaan AM,” ujar Ketua Pelaksana Asesmen, Siti Takmirul Ummah saat dimintai keterangan usai pelaksanaan Monev.(vie’)
#Websitemadrasah
#KementerianSemuaAgama

























Karya-karya yang mengikuti dalam ajang AISEEF yakni Biofoem of Heavy Metal Plumbum (Pb) in Lapindo Mud Using Water Hyacinth (Eichornia crossipes) and Red Mussel Shell Chitosan (Muschelita senhausia) bentuk pengolahan untuk mengatasi pencemaran air dengan menggunakan sample air yang terkontaminasi dengan Sungai Lapindo dengan menggunakan tanaman eceng gondok dan cangkang kerang merah yang dijadikan mikroenkapsulasi, karya ini dikomandoi oleh Meyvira Aghna Safiqha Putri dari kelas 9F; Aerrum dysmenorrhea: Microencapsulation of maja (Aegle marmelos) and Tebu Hijau (Saccharum officinarum) extracts as a primary dysmenorrhea medicine yang dikomandoi oleh Rezaline Amellia Sayogo dari Kelas 9F; VICIPA, Vitamin C paper Business Innovation Based on Golden Banan Blossoms (Musa acuminate Colla) and sea Grapes (Claura sp.) yakni Inovasi usaha vitamin C paper berbasis jantung pisang mas (Musa acuminata colla) dan Anggur laut (Caulerpa sp) yang dikomandoi oleh Dzakiyah Talita Sakhi dari kelas 8B; Analysis of the impact of “sahabat Museum” in increasing the number of visits to the “Mpu Tantular” State Museum yakni Analisis dampak sahabat Museum dalam meningkatkan jumlah kunjungan Museum Negeri Mpu Tantular yang dikomandoi oleh Belicia Dewani Hannan Baqi 7E.
Keempat tim research yang mengikuti lomba AISEEF secara offline mendapat 4 medali emas, 1 tim yang dinobatkan sebagai best presentation, 1 medali kategori special award from New Era Assosiation Romania serta IYSA Grand Prize berupa uang tunai. Belicia salah satu peserta AISEEF termuda dari delegasi MTsN 1 Sidoarjo yang memiliki pengalaman pertama mengikuti kompetisi ini merasa sangat senang mendapat experience baru dengan mengikuti kompetisi ini, “Alhamdulillah, seru sekali. Mengenal banyak teman baru, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Menang dalam kompetisi ini adalah bonus. Tujuan kami adalah mengukur kemampuan dalam mengembangkan ide untuk menghasilkan suatu karya. Ternyata, tidak sulit jika kita ada kemauan terlebih bisa bermanfaat ke depannya,” ungkapnya. 





