MTsN 1 Sidoarjo – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sidoarjo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung dengan meriah di Musala At-Tarbiyah, Jumat (20/9). Acara tersebut dihadiri oleh guru dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembacaan selawat, pembacaan diba’, dan ceramah agama.
Gambar. Kepala Madrasah didampingi oleh Ibu Ketua DWP MTsN 1 Sidoarjo memberikan sambutan
Acara yang dimulai sejak pagi ini yang diawali dengan pembacaan diba’ mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari”. Ketua Dharma Wanita Persatuan MTsN 1 Sidoarjo, Nur Laili Qodriyah Saifullah, menyampaikan pentingnya peringatan Maulid sebagai momentum refleksi dan pembelajaran bagi kita semua untuk memahami nilai-nilai akhlak Rasulullah. “Kami ucapkan terima kasih juga untuk support yang diberikan oleh madrasah dan anggota DWP MTsN 1 Sidoarjo yang solid serta kompak dalam menggelar kegiatan ini hingga sesuai dengan program kerja kita,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala MTsN 1 Sidoarjo, Achmad Saifullah, mengucapkan terima kasih atas dukungan dan antusiasme Dharma Wanita Persatuan yang telah turut serta memeriahkan acara ini. “Kami berharap nilai-nilai yang diajarkan oleh Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memberi dampak positif bagi kita semua seperti yang tertuang dalam Hadis Khoirunnas Anfa’uhum Linnas, yang artinya sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang dapat memberikan manfaat bagi manusia lainnya,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian doorprize kepada anggota yang hadir dalam acara tersebut. Peringatan Maulid Nabi SAW di MTsN 1 Sidoarjo kali ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang Rasulullah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah, Dharma Wanita Persatuan, dan siswa. (Senja)
MTsN 1 Sidoarjo – Hari ini (11/9/24), sebanyak 45 siswa MTsN 1 Sidoarjo mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Utama. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar, melibatkan siswa-siswa kelas VIII yang dipilih secara acak untuk mengikuti asesmen nasional yang bertujuan mengevaluasi kualitas pendidikan di Indonesia.
Pelaksanaan ANBK di MTsN 1 Sidoarjo dilakukan dalam dua sesi, bertempat di Laboratorium Komputer (Lab Kom 1 lantai bawah) madrasah. Dengan fasilitas yang memadai serta dukungan penuh dari pihak madrasah, tidak ada kendala teknis yang berarti selama pelaksanaan asesmen. Panitia pelaksana dari tim teknis dan proktor memastikan bahwa seluruh perangkat komputer berfungsi dengan baik dan koneksi internet stabil.
Kepala Madrasah, Bapak Achmad Saifullah, menyampaikan apresiasinya atas persiapan dan pelaksanaan ANBK. “Kami sangat bangga melihat siswa-siswa kita mampu mengikuti asesmen dengan baik. Ini adalah bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di MTsN 1 Sidoarjo, serta komitmen kami untuk mendukung program nasional dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Para siswa yang terlibat juga terlihat antusias dan siap menghadapi asesmen yang meliputi beberapa kompetensi, seperti literasi, numerasi, survei karakter, dan survey lingkungan belajar (Sulingjar). Beberapa di antara mereka menyatakan bahwa meskipun merasa sedikit tegang di awal, mereka senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Dengan terlaksananya ANBK Utama hari ini, diharapkan hasil yang diperoleh bisa menjadi bahan evaluasi bagi pihak madrasah untuk terus memperbaiki proses pembelajaran, serta menjadi acuan bagi peningkatan mutu pendidikan di MTsN 1 Sidoarjo.(vie’)
Kabupaten Sidoarjo (MTsN 1) – Dalam menyambut Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, MTsN 1 Sidoarjo menggelar upacara bendera yang diikuti oleh seluruh warga madrasah baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan di halaman utama pada Sabtu (17/08).
Upacara bendera berlangsung sangat khidmat, terlebih ketika pasukan pengibar bendera Denbrasda memasuki halaman upacara. Dentakan kaki yang seirama serta kepakan bendera membuat suasana menjadi haru. Tak hanya itu, usai upacara pasukan Denbrasda melakukan kepiawaiannya dalam baris berbaris serta sebagai rasa syukurnya Denbrasda memberikan tumpeng makanan sehat berupa hasil bumi seperti umbi-umbian dan kacang-kacangan kepada seluruh warga madrasah. Hasil bumi sebagai simbolis ungkapan rasa Syukur akan perjuangan rakyat Indonesia terdahulu dalam memperoleh kemerdekaan. Upacara ditutup dengan pengumuman hasil lomba dalam menyemarakkan kemerdekaan RI yang digelar pada 14-16 Agustus sebelumnya.
Achmad Saifullah selaku kepala madrasah yang bertindak sebagai pembina upacara dalam amanatnya tentang perjuangan kepada seuruh peserta upacara. Beliau menyebutkan bahwa, hari ini seluruh bangsa Indonesia berdiri di atas sejarah panjang yang telah ditorehkan oleh para pahlawan bangsa, tokoh-tokoh agama. Mereka yang mengorbankan segala darah, harta dan bahkan nyawa demi kemerdekaan yang dapat kita nikmati bersama saat ini.
“Nusantara Baru Indonesia Maju, merupakan tema peringatan HUT Ke-79 RI tahun ini, mencerminkan semangat juang kita untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Oleh karena itu, mari kita jadikan peringatan ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada mereka, serta melanjutkan perjuangan mereka melalui langkah nyata dalam membangun agama, bangsa dan negara. Karena kemerdekaan ini banyak diperjuangkan juga oleh tokoh agama kita,” imbuhnya. (Senja)
Kabupaten Sidoarjo (MTsN 1) – Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) adalah ajang kompetisi di bidang penelitian untuk para peneliti muda, kegiatan yang dikomandoi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini diikuti oleh 7.961 peserta ini diseleksi menjadi beberapa tahap, tahap 1 presentasi proposal diambil 120 peserta kemudian dilakukan seleksi lagi hingga 30 peserta untuk melakukan tahap pelaksanaan penelitian dan grandfinal diambil 6 peserta yang lolos berkesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitiannya di depan juri secara offline.
MTsN 1 kembali mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Dua peserta didik, Ghaniyah Wira Maysa dan Kania Arya Larasati berhasil lolos ke tahap pelaksanaaan penelitian (30 besar) dalam ajang MYRES Tahun 2024 dengan judul penelitian “Analisis Perilaku Pola Makan Merak Hijau (Pavo muticus) pada Musim Kemarau di Sabana Bekol Taman Nasional Baluran” berhasil menarik perhatian para juri.
Ghaniyah dan Kania mengangkat penelitian pola perilaku makan merak hijau ketika musim kemarau di Taman Nasional Baluran untuk bisa memberikan kontribusi keilmuan secara nyata. Mereka mengambil data penelitian langsung observasi di Taman Nasional Baluran (TNB). Sebagai data pembanding, mereka juga melakukan observasi di House of Kaliandra dan juga Taman Safari 2 Prigen. Observasi kali ini memberikan pengalaman baru untuk mereka, karena ketika hendak melakukan observasi dan penelitian di TNB mereka harus meyusun proposal perizinan serta presentasi kepada tim balai TNB, untuk memastikan bahwa penelitian yang mereka lakukan akan memberikan kontribusi pertimbangan pengambilan keputusan untuk satwa dan kelestarian lingkungan di TNB yang mana tentu mereka harus memiliki Surat Izin Masuk Kawasan Konersi (SIMAKSI).
“Kami sangat bangga dengan pencapaian Ghaniyah dan Kania. Mereka menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa dalam menyusun penelitian ini. Kami berharap mereka terus bersemangat dan dapat memberikan kontribusi nyata melalui penelitian ini,” ungkap Nuzhula Noer Laili salah satu pembimbing dalam penelitian ini.
Achmad Saifullah selaku kepala madrasah mengungkapkan bahwa prestasi yang diraih oleh keduanya adalah hasil dari kerja tim yang solid dan semangat belajar yang tinggi. “Semoga penelitian ini tidak hanya membawa nama baik MTsN 1 Sidoarjo, tetapi juga memberikan manfaat besar untuk menunjang perkembangan makhluk hidup yang lain di Taman Nasional Baluran khususnya dan masyarakat lain pada umumnya. Kami akan terus mendukung mereka hingga tahap akhir,” imbuhnya.
Dengan semangat dan dukungan yang luar biasa, diharapkan Ghaniyah dan Kania dapat terus melaju hingga tahap akhir MYRES 2024 dan memberikan hasil terbaik. MTsN 1 Sidoarjo bangga atas prestasi yang diraih dan terus mendukung pengembanan bakat dan potensi peserta didiknya. (Senja)
Kabupaten Sidoarjo (MTsN 1) – Mengenang sejarah lahirnya Hari Pramuka yang berawal dari kemunculan Nationale Padvinderij Organisatue (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinders Organisatie (JIPO) di Jakarta pada 1923 oleh Belanda serta disusul organisasi-organisasi kepanduan yang dikembangkan oleh pemuda Indonesia hingga terlahirnya gerakan Pramuka pada 14 Agustus 1961. Hal ini bersamaan dengan dianugrahkannya Panji Gerakan Pramuka yang ditetapkan lewat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961.
Rabu (14/08), MTsN 1 menggelar upacara untuk memperingati Hari Pramuka ke-63 di halaman utama. Upacara ini dihadiri oleh seganap dewan guru dan karyawan serta seluruh peserta didik dengan memakai seragam pramuka beserta atribut lengkap. Upacara peringatan kali ini berjalan dengan khidmat yang diakhiri dengan performance dari Scoutsanda.
Ida Puspitorini selaku pembina upacara mengharapkan untuk kita menghormati segala perjuangan pemuda Indonesia dalam mewujudkan organisasi yang kompleks untuk cinta terhadap tanah air melalui gerakan Pramuka dengan menanamkan nilai Pancasila untuk menjaga keutuhan NKRI dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045 dengan menyiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan memiliki daya saing yang berjiwa Pancasila dengan pengamalan Tri Satya dan Dasa darma Pramuka.
“Saya merasa bangga atas pencapaian anak-anak Scoutsanda ini. Tidak sulit untuk membentuk karakter anak yang terimplementasi dalam kegiatan Pramuka. Karena anak-anak yang masuk di madrasah ini sudah terpilih, hanya sedikit mengarahkan saja anak-anak bisa berkembang dan berprestasi. Kami terus memotivasi mereka untuk selalu bertoleransi dan memiliki rasa solidaritas yang tinggi untuk menjaga keutuhan organisasi,” imbuh Ida Puspitorini.
Achmad Saifullah selaku kepala madrasah yang ditemui secara terpisah mengungkapkan bahwa “Kedisiplinan serta kepedulian dalam menghadapi berbagai rintangan yang ada akan menjadikan jiwa Pramuka yang harus dipertahankan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pramuka dapat membentuk kepribadian, fisik, mental, daya juang, kepemimpinan, dan juga segala hal baik lainnya. Dengan begitu pramuka akan menjadi aktor penggerak dan pilar kekuatan negara dalam menuju Indonesia Emas. Semoga Allah meridhoi upaya dan langkah kita semuanya untuk dapat mewujudkan nilai-nilai Pancasila yang termaktub dalam Gerakan Pramuka,” ungkap Achmad Saifullah. (Senja)
MTs Negeri 1 Sidoarjo – Dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, MTsN 1 Sidoarjo menyelenggarakan serangkaian kegiatan lomba yang digelar selama tiga hari. Dimulai tanggal 14 hingga 16 Agustus 2024. Acara ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa, guru, dan staf madrasah yang memeriahkan suasana dengan semangat kebersamaan dan sportifitas.
Pada hari pertama, para peserta terdiri dari bapak/ibu guru ikut serta berlomba dalam berbagai permainan tradisional yang mengundang tawa dan keseruan. Lomba dikemas dalam bentuk estafet. Diawali dengan lomba memasukkan paku ke dalam botol, yang menguji ketepatan dan kesabaran, menjadi salah satu sorotan.
Dilanjutkan lomba goyang bola, yang mengharuskan peserta menggoyangkan bola pingpong dari satu sisi ke sisi lain dalam sebuah kardus dengan waktu tercepat. Lomba ini berhasil memeriahkan suasana. Tak kalah seru, lomba berlanjut dengan cantel topi dan memasukkan sedotan ke dalam botol juga menantang keterampilan dan konsentrasi para peserta. Semua peserta tampak bersemangat, berusaha sebaik mungkin untuk memenangkan perlombaan.
Pada hari kedua, giliran olahraga yang menguji kekompakan tim. Lomba futsal menjadi ajang unjuk kebolehan para siswa yang memiliki minat dan bakat dalam sepak bola. Pertandingan berlangsung sengit dengan dukungan meriah dari para penonton di pinggir lapangan. Di samping itu, lomba bola tempeh yang membutuhkan kecepatan dan ketangkasan menggunakan kaki juga menjadi ajang favorit pada acara kali ini. Para peserta berlomba-lomba menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam setiap pertandingan.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada hari ketiga dengan dua perlombaan yang menuntut kerjasama tim yang solid. Lomba estafet air menjadi tantangan menarik, di mana para peserta harus memindahkan air menggunakan baskom plastik dari satu titik ke titik lain dalam waktu yang telah ditentukan. Kerjasama dan kecepatan menjadi kunci keberhasilan dalam lomba ini.
Kemudian, lomba paralon yang diisi air sampai bola-bola naik ke permukaan. Lomba tersebut tak kalah serunya juga melibatkan kerja sama tim dalam hal keterampilan dan koordinasi.
Setelah tiga hari penuh semangat dan keseruan, acara ditutup dengan pengumuman pemenang dari setiap lomba. Juara 1, 2, dan 3 dari setiap kategori lomba menerima penghargaan yang telah disiapkan oleh panitia dalam acara apresiasi setelah upacara.
Acara ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di antara warga MTsN 1 Sidoarjo, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan sportifitas di kalangan siswa.
Peringatan HUT Proklamasi ke-79 ini menjadi momen yang tak terlupakan, di mana seluruh peserta dapat merasakan kebahagiaan dan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar MTsN 1 Sidoarjo. Semoga semangat perjuangan dan kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.(vie’)
MTs Negeri 1 Sidoarjo – Dalam rangka membentuk kader pemimpin yang Cerdas, Berakhlak mulia dan Bertanggung Jawab, MTsN 1 Sidoarjo mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Trawas, Mojokerto. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari 6-7 Agustus 2024 yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 7.
Sementara itu bapak/ibu wali kelas 7 juga diikutsertakan sebagai pendamping siswa. Bertugas pula sebagai pendamping dalam pelaksanaan kegiatan yaitu siswa-siswi kelas 9 yang tergabung dalam pengurus OSIM. Dalam suasana yang sejuk dan penuh semangat, para siswa mendapatkan pengalaman berharga yang tidak hanya mengasah keterampilan kepemimpinan mereka, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas, dan kerjasama.
Kegiatan LDKS dibuka dengan sambutan dari Kepala MTsN 1 Sidoarjo, Bapak Achmad Saifullah. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya tiga aspek utama yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin, yaitu kemandirian, kebersamaan, dan karakter yang kuat.
“Kemandirian adalah fondasi bagi setiap individu untuk mampu berdiri tegak dan mengambil keputusan secara bijak. Di sini, kalian tidak hanya dilatih untuk menjadi pemimpin yang mampu memimpin orang lain, tetapi juga untuk memimpin diri sendiri. Kebersamaan, di sisi lain, adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan produktif. Tanpa kebersamaan, tidak akan ada keberhasilan yang dapat dicapai dengan baik,” ujar beliau.
Beliau juga menggarisbawahi pentingnya karakter yang kuat dalam diri seorang pemimpin. Karakter, menurutnya, adalah cerminan dari nilai-nilai moral dan etika yang harus selalu dijaga dalam setiap tindakan.
Selama dua hari, para peserta LDKS mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengasah keterampilan mereka dalam berorganisasi dan memimpin. Kegiatan tersebut meliputi sesi Dinamika Kelompok, Problem Solving, diskusi Gali Potensi, agar peserta tidak jenuh diajak untuk menikmati Fun Game, serta simulasi kepemimpinan yang menantang dan memacu adrenalin.
Kegiatan LDKS ini diakhiri dengan sesi refleksi dan evaluasi, di mana para peserta diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pelajaran yang mereka dapatkan selama kegiatan. Kesan mendalam terlihat dari wajah-wajah ceria para siswa yang pulang dengan membawa semangat baru untuk menjadi pemimpin yang lebih baik di masa depan. (vie’)
MTs Negeri 1 Sidoarjo – MTsN 1 Sidoarjo menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) Cakap Digital dan Dasar Keamanan Akun Media Sosial pada tanggal 29 Juli 2024. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa serta memberikan pengetahuan mengenai keamanan akun media sosial. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten yaitu Dr. Waryani Fajar R., S.H.I., M.Ag. Mei Santi,S.Sy., M.Sy, dan Tya Yustia.
Acara dimulai pukul 08.00 – 10.00 WIB, siswa putra bertempat di musalla , sementara itu siswa putri di aula atas. Diawali dengan sambutan dari Tim Kominfo, yang menekankan pentingnya literasi digital bagi siswa di era digital ini. Ia juga mengapresiasi kehadiran para narasumber yang telah bersedia membagikan ilmu dan pengalaman mereka kepada para siswa di madrasah.
Acara dipandu oleh moderator Chichi Zakaria. Sesi pertama materi disampaikan oleh Ibu Mei Santi, seorang praktisi keamanan siber. Ibu Mei menjelaskan berbagai teknik dasar untuk melindungi akun media sosial, seperti penggunaan password yang kuat, verifikasi dua langkah, dan menggunakan medsos dengan bijaksana. Ia menghimbau kepada para siswa madrasah untuk selalu bijak dalam berselancar di situs media sosial serta anjuran untuk membangun media sosial yang positif untuk saling berpartisipasi, berinteraksi, dan berkolaborasi. “Keamanan akun adalah tanggung jawab kita masing-masing. Jangan pernah meremehkan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi,” tegas Ibu Mei.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi ini dan menyimak setiap pergantian narasumber dengan serius. Lebih lanjut diskusi interaktif dipandu oleh narasumber Dr. Waryani Fajar, seorang pakar dalam bidang komunikasi digital. Dalam presentasinya, Dr. Waryani menekankan pentingnya berpikir kritis sebelum membagikan informasi di media sosial. “Kita harus menjadi pengguna yang cerdas, yang mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan,” ujar beliau.
Paparan materi berikutnya oleh narasumber Tya Yustia, seorang influencer media sosial, menutup sesi dengan berbagi pengalaman pribadinya tentang bagaimana menjaga citra diri yang positif di dunia maya. Ia juga memberikan tips tentang cara berinteraksi yang aman dan sehat di media sosial. “Sebagai pengguna aktif media sosial, kita harus tetap waspada dan bijak dalam setiap tindakan kita,” kata Tya.
Kepala Madrasah Achmad Saifullah berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk memperkaya wawasan dan keterampilan digital para siswa. Dengan meningkatnya kesadaran akan literasi digital dan keamanan akun, diharapkan para siswa dapat lebih bijak dan aman dalam menggunakan media sosial di masa depan.
Nobar Cakap Digital dan Dasar Keamanan Akun Media Sosial di MTsN 1 berlangsung sukses dan memberikan manfaat besar bagi para siswa.(vie’)
MTs Negeri 1 Sidoarjo – Jum’at, 19 Juli 2024 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 sidoarjo menggelar acara festival ekstrakurikuler di halaman utama. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada di madrasah kepada para siswa baru (Tahun Pelajaran 2024/2025). Dari pagi hingga siang, suasana madrasah dipenuhi dengan semangat dan antusiasme siswa yang ingin mengetahui lebih jauh tentang aktivitas yang bisa mereka ikuti di luar jam pelajaran.
Festival ekstrakurikuler diisi dengan berbagai demo dari setiap ekstrakurikuler yang ada di madrasah. Mulai dari seni tari, pencak silat, paduan suara, karya ilmiah remaja (KIR) angklung, podcast, pramuka, paskibra, tenis meja, basket ball, volley ball, bulutangkis, karate, hokey, membatik, teater, karawitan, catur, robotika, MTQ, bahasa arab, efclusda english club, media creator, masing-masing ekstrakurikuler menampilkan keunikan dan daya tariknya tersendiri.
Demo seni tari menampilkan tarian tradisional yang memukau, sementara denbrasda memamerkan keahliannya dalam variasi baris berbaris dengan tampilan seragam yang elegant sehingga membuat siswa terpana. Tak ketinggalan, ekstrakurikuler pencak silat menunjukkan keahlian mereka dalam seni bela diri, yang disambut dengan tepuk sorak yang meriah dari peserta didik baru.
Selain demo, acara ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan para pembina ekstrakurikuler. Mereka dapat bertanya lebih dalam tentang kegiatan, jadwal latihan, dan manfaat yang bisa didapatkan dari mengikuti ekstrakurikuler tersebut. Para kating (kakak tingkat) dengan sabar menjelaskan dan memberikan motivasi kepada adik-adiknya agar aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan minat dan bakat siswa, serta membentuk karakter yang lebih baik.
Dengan diadakannya festival ekstrakurikuler ini, madrasah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan. Ida Puspitorini Waka Kesiswaan, menyampaikan harapannya agar siswa dapat menemukan minat dan bakat mereka melalui berbagai kegiatan yang ditawarkan. “Semoga dengan adanya acara ini, siswa-siswi dapat lebih bersemangat dalam belajar dan mengembangkan diri,” ujarnya. Festivali ekstrakurikuler ini diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada ekstrakurikuler terbaik, agar mereka lebih termotivasi.(vie’)
MTs Negeri 1 Sidoarjo– Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sidoarjo menggelar Workshop bertajuk,”Memanfaatkan Perpustakaan untuk Pembelajaran Digital.” Workshop digelar selama dua hari, pada 16-17 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan bapak/ibu guru dalam menghadapi era digital seperti saat ini. Bagaimana cara memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar yang lebih efektif dengan cara yang inovatif.
Workshop resmi dibuka pada pukul 08.00 WIB. Sebagai pembawa acara Siti Ta’mirul Ummah memberikan kesempatan kepada Kepala Madrasah Achmad Saifullah untuk memberikan sambutan pembukaan. Dalam sambutannya Ia menyampaikan pentingnya literasi digital dalam dunia pendidikan saat ini. “Kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.”
Pada kesempatan ini Moh. Arwani selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo berkenan menghadiri acara tersebut, dan didampingi oleh Kasi Pendma Ahmad Fathoni.
Moh. Arwani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak Kepala MTsN 1 Sidoarjo dan keluarga besar madrasah atas terselenggaranya Workshop digitalisasi seperti saat ini. Ia berharap semoga kegiatan ini berjalan lancar dan berharap ada kegiatan tindak lanjut agar memberikan manfaat kepada madrasah.
Atas inisiasi dari Bapak Kepala Madrasah Achmad Saifullah, maka kegiatan Workshop digitalisasi dapat terealisasi. Pada kesempatan pagi ini MTsN 1 Sidoarjo mengadakan MOU dengan Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya, sekaligus diadakan penandatanganan dan serah terima bukti MOU secara simbolis diantara keduanya.
Pada kegiatan kali ini materi akan disampaikan oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya mereka adalah; Prof. Evi Fatimatur Rusydiyah, M. Ag, Agus Prasetyo kurniawan, M.Pd, Hary Supriyatno, S.Ag., M.Pd. Desiana Ekasari Putri, Amira Oribia Wanda Sasmita, S. IIP dan Adheari Sya’ban Nogrohaji, S.Pd.
Para peserta workshop, yang terdiri dari guru muda yang masih energik dan bapak/ibu guru yang mendekati masa purna, terlihat begitu antusias mengikuti penjelasan materi dari narasumber. Materi yang disampaikan semuanya berisi daging yang mana para peserta workshop tidak ragu untuk siap eksen.
Pada setiap sesi peserta diajak untuk mengakses dan menavigasi berbagai platform dan aplikasi perpustakaan digital yang belum diketahui maupun yang tersedia di madrasah. Setelah itu dilanjutkan dengan demonstrasi secara langsung tentang penggunaan platform perpustakaan digital.
Ternyata dengan perpustakaan digital, kita bisa mengakses buku-buku referensi yang sulit ditemukan di perpustakaan konvensional. Dengan perpustakaan digital memungkinkan akses cepat dan lebih mudah ke berbagai sumber belajar, baik itu e-book, maupun multimedia, sehingga sangat membantu dalam proses pembelajaran yang lebih interaktif dan dinamis.
Pada sesi penutupan diadakan refleksi dan tanya jawab. Para peserta diberi kesempatan untuk mengungkapkan pendapat dan pengalaman mereka selama mengikuti workshop.
Achmad Saiful menyampaikan harapannya agar setelah workshop ini bapak/ibu guru bisa segera mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar dan semoga menjadi langkah awal yang baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MTsN 1 Sidoarjo. (vie’)