MTsN 1 Sidoarjo Gelar Permainan Tradisional Bola Tempeh Mewarnai Peringatan Proklamasi RI Ke-79

MTs Negeri 1 Sidoarjo – Dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, MTsN 1 Sidoarjo menyelenggarakan serangkaian kegiatan lomba yang digelar selama tiga hari. Dimulai tanggal 14 hingga 16 Agustus 2024. Acara ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa, guru, dan staf madrasah yang memeriahkan suasana dengan semangat kebersamaan dan sportifitas.

Pada hari pertama, para peserta terdiri dari bapak/ibu guru ikut serta berlomba dalam berbagai permainan tradisional yang mengundang tawa dan keseruan. Lomba dikemas dalam bentuk estafet. Diawali dengan lomba memasukkan paku ke dalam botol, yang menguji ketepatan dan kesabaran, menjadi salah satu sorotan.

Dilanjutkan lomba goyang bola, yang mengharuskan peserta menggoyangkan bola pingpong dari satu sisi ke sisi lain dalam sebuah kardus dengan waktu tercepat. Lomba ini berhasil memeriahkan suasana. Tak kalah seru, lomba berlanjut dengan cantel topi dan memasukkan sedotan ke dalam botol juga menantang keterampilan dan konsentrasi para peserta. Semua peserta tampak bersemangat, berusaha sebaik mungkin untuk memenangkan perlombaan.

Pada hari kedua, giliran olahraga yang menguji kekompakan tim. Lomba futsal menjadi ajang unjuk kebolehan para siswa yang memiliki minat dan bakat dalam sepak bola. Pertandingan berlangsung sengit dengan dukungan meriah dari para penonton di pinggir lapangan. Di samping itu, lomba bola tempeh yang membutuhkan kecepatan dan ketangkasan menggunakan kaki juga menjadi ajang favorit pada acara kali ini. Para peserta berlomba-lomba menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam setiap pertandingan.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada hari ketiga dengan dua perlombaan yang menuntut kerjasama tim yang solid. Lomba estafet air menjadi tantangan menarik, di mana para peserta harus memindahkan air menggunakan baskom plastik dari satu titik ke titik lain dalam waktu yang telah ditentukan. Kerjasama dan kecepatan menjadi kunci keberhasilan dalam lomba ini.

Kemudian, lomba paralon yang diisi air sampai bola-bola naik ke permukaan. Lomba tersebut tak kalah serunya juga melibatkan kerja sama tim dalam hal keterampilan dan koordinasi.

Setelah tiga hari penuh semangat dan keseruan, acara ditutup dengan pengumuman pemenang dari setiap lomba. Juara 1, 2, dan 3 dari setiap kategori lomba menerima penghargaan yang telah disiapkan oleh panitia dalam acara apresiasi setelah upacara.

Acara ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di antara warga MTsN 1 Sidoarjo, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan sportifitas di kalangan siswa.

Peringatan HUT Proklamasi ke-79 ini menjadi momen yang tak terlupakan, di mana seluruh peserta dapat merasakan kebahagiaan dan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar MTsN 1 Sidoarjo. Semoga semangat perjuangan dan kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.(vie’)

#KementerianSemuaAgama

LDKS_Sambutan-Kamad-1152x1536

LDKS MTsN 1 Sidoarjo, Membentuk Kader Pemimpin yang Mandiri dan Berakhlak Mulia

MTs Negeri 1 Sidoarjo  – Dalam rangka membentuk kader pemimpin yang Cerdas, Berakhlak mulia dan Bertanggung Jawab, MTsN 1 Sidoarjo mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Trawas, Mojokerto. Kegiatan tersebut berlangsung  selama dua hari 6-7 Agustus 2024 yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 7.

Sementara itu  bapak/ibu wali kelas 7 juga diikutsertakan sebagai pendamping siswa. Bertugas pula sebagai pendamping dalam pelaksanaan kegiatan yaitu  siswa-siswi kelas 9 yang tergabung dalam pengurus OSIM.  Dalam suasana yang sejuk dan penuh semangat, para siswa mendapatkan pengalaman berharga yang tidak hanya mengasah keterampilan kepemimpinan mereka, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas, dan kerjasama.

Kegiatan LDKS dibuka dengan sambutan dari Kepala MTsN 1 Sidoarjo, Bapak Achmad Saifullah. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya tiga aspek utama yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin, yaitu kemandirian, kebersamaan, dan karakter yang kuat.

Kemandirian adalah fondasi bagi setiap individu untuk mampu berdiri tegak dan mengambil keputusan secara bijak. Di sini, kalian tidak hanya dilatih untuk menjadi pemimpin yang mampu memimpin orang lain, tetapi juga untuk memimpin diri sendiri. Kebersamaan, di sisi lain, adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan produktif. Tanpa kebersamaan, tidak akan ada keberhasilan yang dapat dicapai dengan baik,” ujar beliau.

Beliau juga menggarisbawahi pentingnya karakter yang kuat dalam diri seorang pemimpin. Karakter, menurutnya, adalah cerminan dari nilai-nilai moral dan etika yang harus selalu dijaga dalam setiap tindakan.

Selama dua hari, para peserta LDKS mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengasah keterampilan mereka dalam berorganisasi dan memimpin. Kegiatan tersebut meliputi sesi Dinamika Kelompok, Problem Solving, diskusi Gali Potensi, agar peserta tidak jenuh diajak untuk menikmati Fun Game, serta simulasi kepemimpinan yang menantang dan memacu adrenalin.

Kegiatan LDKS ini diakhiri dengan sesi refleksi dan evaluasi, di mana para peserta diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pelajaran yang mereka dapatkan selama kegiatan. Kesan mendalam terlihat dari wajah-wajah ceria para siswa yang pulang dengan membawa semangat baru untuk menjadi pemimpin yang lebih baik di masa depan. (vie’)

#KementerianSemuaAgama

Nobar-Digital-1250x700

MTsN 1 Sidoarjo Adakan Nobar Cakap Digital dan Dasar Keamanan Akun Media Sosial

MTs Negeri 1 Sidoarjo – MTsN 1 Sidoarjo menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) Cakap Digital dan Dasar Keamanan Akun Media Sosial pada tanggal 29 Juli 2024. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa serta memberikan pengetahuan mengenai keamanan akun media sosial. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten yaitu Dr. Waryani Fajar R., S.H.I., M.Ag. Mei Santi,S.Sy., M.Sy, dan Tya Yustia.

Acara dimulai pukul 08.00 – 10.00 WIB, siswa putra bertempat di musalla , sementara itu siswa putri di aula atas. Diawali dengan sambutan dari Tim Kominfo, yang menekankan pentingnya literasi digital bagi siswa di era digital ini. Ia juga mengapresiasi kehadiran para narasumber yang telah bersedia membagikan ilmu dan pengalaman mereka kepada para siswa di madrasah.

Acara dipandu oleh moderator Chichi Zakaria. Sesi pertama materi disampaikan oleh Ibu Mei Santi, seorang praktisi keamanan siber. Ibu Mei menjelaskan berbagai teknik dasar untuk melindungi akun media sosial, seperti penggunaan password yang kuat, verifikasi dua langkah, dan menggunakan medsos dengan bijaksana. Ia menghimbau kepada para siswa madrasah untuk selalu bijak dalam berselancar di situs media sosial serta anjuran untuk membangun media sosial yang positif untuk saling berpartisipasi, berinteraksi, dan berkolaborasi. “Keamanan akun adalah tanggung jawab kita masing-masing. Jangan pernah meremehkan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi,” tegas Ibu Mei.

Para siswa tampak antusias mengikuti sesi ini dan menyimak setiap pergantian narasumber dengan serius. Lebih lanjut diskusi interaktif dipandu oleh narasumber Dr. Waryani Fajar, seorang pakar dalam bidang komunikasi digital. Dalam presentasinya, Dr. Waryani menekankan pentingnya berpikir kritis sebelum membagikan informasi di media sosial. “Kita harus menjadi pengguna yang cerdas, yang mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan,” ujar beliau.

Paparan materi  berikutnya oleh narasumber Tya Yustia, seorang influencer media sosial, menutup sesi dengan berbagi pengalaman pribadinya tentang bagaimana menjaga citra diri yang positif di dunia maya. Ia juga memberikan tips tentang cara berinteraksi yang aman dan sehat di media sosial. “Sebagai pengguna aktif media sosial, kita harus tetap waspada dan bijak dalam setiap tindakan kita,” kata Tya.

Kepala Madrasah Achmad Saifullah berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk memperkaya wawasan dan keterampilan digital para siswa. Dengan meningkatnya kesadaran akan literasi digital dan keamanan akun, diharapkan para siswa dapat lebih bijak dan aman dalam menggunakan media sosial di masa depan.

Nobar Cakap Digital dan Dasar Keamanan Akun Media Sosial di MTsN 1 berlangsung sukses dan memberikan manfaat besar bagi para siswa.(vie’)

#KementerianSemuaAgama

Safari-Ekstra-Pamuka-apik-4-1250x700

MTsN 1 Sidoarjo Gelar Festival Ekstrakurikuler Meriahkan Acara MATSAMA

MTs Negeri 1 Sidoarjo – Jum’at, 19 Juli 2024 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 sidoarjo menggelar acara festival ekstrakurikuler di halaman utama. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada di madrasah kepada para siswa baru (Tahun Pelajaran 2024/2025).  Dari pagi hingga siang, suasana madrasah dipenuhi dengan semangat dan antusiasme siswa yang ingin mengetahui lebih jauh tentang aktivitas yang bisa mereka ikuti di luar jam pelajaran.

Festival ekstrakurikuler diisi dengan berbagai demo dari setiap ekstrakurikuler yang ada di madrasah. Mulai dari seni tari, pencak silat, paduan suara, karya ilmiah remaja (KIR) angklung, podcast,  pramuka, paskibra, tenis meja, basket ball, volley ball, bulutangkis, karate, hokey, membatik, teater, karawitan, catur, robotika, MTQ, bahasa arab, efclusda english club, media creator, masing-masing ekstrakurikuler menampilkan keunikan dan daya tariknya tersendiri.

Demo seni tari menampilkan tarian tradisional yang memukau, sementara denbrasda  memamerkan keahliannya dalam variasi baris berbaris dengan tampilan seragam yang  elegant sehingga membuat siswa terpana. Tak ketinggalan, ekstrakurikuler pencak silat menunjukkan keahlian mereka dalam seni bela diri, yang disambut dengan tepuk sorak yang meriah dari peserta didik baru.

Selain demo, acara ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan para pembina ekstrakurikuler. Mereka dapat bertanya lebih dalam tentang kegiatan, jadwal latihan, dan manfaat yang bisa didapatkan dari mengikuti ekstrakurikuler tersebut. Para kating (kakak tingkat) dengan sabar menjelaskan dan memberikan motivasi kepada adik-adiknya  agar aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan minat dan bakat siswa, serta membentuk karakter yang lebih baik.

Dengan diadakannya festival ekstrakurikuler ini, madrasah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan. Ida Puspitorini Waka Kesiswaan, menyampaikan harapannya agar siswa dapat menemukan minat dan bakat mereka melalui berbagai kegiatan yang ditawarkan. “Semoga dengan adanya acara ini, siswa-siswi dapat lebih bersemangat dalam belajar dan mengembangkan diri,” ujarnya. Festivali ekstrakurikuler ini diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada ekstrakurikuler terbaik, agar mereka lebih termotivasi.(vie’)

#KementerianSemuaAgama

Workshop-Perpus-Pak-Hari-1250x700

Workshop Memanfaatkan Perpustakaan Untuk Pembelajaran Digital di MTsN 1 Sidoarjo

MTs Negeri 1 Sidoarjo– Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sidoarjo menggelar Workshop bertajuk,”Memanfaatkan Perpustakaan untuk Pembelajaran Digital.” Workshop digelar selama dua hari, pada 16-17 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan bapak/ibu guru dalam menghadapi era digital seperti saat ini. Bagaimana cara memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar yang lebih efektif dengan cara yang inovatif.

Workshop resmi dibuka pada pukul 08.00 WIB. Sebagai pembawa acara Siti Ta’mirul Ummah memberikan kesempatan kepada Kepala Madrasah Achmad Saifullah untuk memberikan sambutan pembukaan. Dalam sambutannya Ia menyampaikan pentingnya literasi digital dalam dunia pendidikan saat ini. “Kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.”

Pada kesempatan ini Moh. Arwani selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo berkenan menghadiri acara tersebut, dan didampingi oleh Kasi Pendma Ahmad Fathoni.

Moh. Arwani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak Kepala MTsN 1 Sidoarjo dan keluarga besar madrasah atas terselenggaranya Workshop digitalisasi seperti saat ini. Ia berharap semoga kegiatan ini berjalan lancar dan berharap ada kegiatan tindak lanjut agar memberikan manfaat kepada madrasah.

Atas inisiasi dari Bapak Kepala Madrasah Achmad Saifullah, maka kegiatan Workshop digitalisasi dapat terealisasi. Pada kesempatan pagi ini MTsN 1 Sidoarjo mengadakan MOU dengan Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya, sekaligus diadakan penandatanganan dan serah terima bukti MOU secara simbolis diantara keduanya.

Pada kegiatan kali ini materi akan disampaikan oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya mereka adalah; Prof. Evi Fatimatur Rusydiyah, M. Ag, Agus Prasetyo kurniawan, M.Pd, Hary Supriyatno, S.Ag., M.Pd. Desiana Ekasari Putri,  Amira Oribia Wanda Sasmita, S. IIP dan Adheari Sya’ban Nogrohaji, S.Pd.

Para peserta workshop, yang terdiri dari guru muda yang masih energik dan bapak/ibu guru yang mendekati masa purna, terlihat begitu antusias mengikuti penjelasan materi dari narasumber. Materi yang disampaikan semuanya berisi daging yang mana para peserta workshop tidak ragu untuk siap eksen.

Pada setiap sesi peserta diajak untuk mengakses dan menavigasi berbagai platform dan aplikasi perpustakaan digital yang belum diketahui maupun yang tersedia di madrasah. Setelah itu dilanjutkan dengan demonstrasi secara langsung tentang penggunaan platform perpustakaan digital.

Ternyata dengan perpustakaan digital, kita bisa mengakses buku-buku referensi yang sulit ditemukan di perpustakaan konvensional. Dengan perpustakaan digital memungkinkan akses cepat dan lebih mudah ke berbagai sumber belajar, baik itu e-book, maupun multimedia, sehingga sangat membantu dalam proses pembelajaran yang lebih interaktif dan dinamis.

Pada sesi penutupan diadakan refleksi dan tanya jawab. Para peserta diberi kesempatan untuk mengungkapkan pendapat dan pengalaman mereka selama mengikuti workshop.

Achmad Saiful menyampaikan harapannya agar setelah workshop ini bapak/ibu guru bisa segera mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar dan semoga menjadi langkah awal yang baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MTsN 1 Sidoarjo. (vie’)

#KementerianSemuaAgama

Workshop-Ecoprint_awal-templ-daun-1250x700

Menumbuhkan jiwa kreativitas, Sejumlah 322 siswa MTsN 1 Sidoarjo Mengikuti Workshop Ecoprint Teknik Steam

MTs Negeri 1 Sidoarjo – Salah satu kunci sukses dalam  mempersiapkan kualitas Generasi emas 2045 hendaklah anak didik dibekali beberapa keterampilan untuk menumbuhkan jiwa kreativitas, inovasi dan berpikir mandiri. Hal ini sangat diperlukan untuk menghadapi persaingan global yang ada di masyarakat saat ini.

Rabu (12/6) MTsN 1 Sidoarjo menggelar Workshop Ecoprint dengan menggunakan teknik steam, dengan mengusung tema,”Seni Tekstil Ramah Lingkungan.” Workshop digelar di aula atas,  yang  diikuti oleh siswa-siswi kelas 7A sampai dengan 7J,  sejumlah 322 peserta. Dengan rasa ingin tahunya tentang apa itu ecoprint, siswa-siswi madrasah terlihat begitu antusias mengikuti kegiatan workshop.

Kegiatan workshop dimulai pada jam 08.00 WIB hingga selesai.  Sebagai pembuka acara, Bapak kepala madrasah Achmad Saifullah menyampaikan sambutan dengan memberikan motivasi kepada para peserta didik. “Semoga dengan pemberian tambahan keterampilan melalui Workshop Ecoprint, dapat memberikan manfaat  bagi anak-anak untuk kedepannya.” ujar beliau.

Workshop digelar dalam rangka mengimplementasikan pembelajaran Seni Budaya pada materi Ragam Hias. Ecoprint merupakan seni penempelan daun pada kain, menggunakan  teknik pewarnaan alam dengan cara menempel bentuk asli tumbuhan (daun, bunga) sebagai motif kepermukaan kain yang kita inginkan.

Bahan yang digunakan merupakan bahan tekstil ramah lingkungan, yang tersedia di alam. Tanaman yang dapat dipakai seperti, daun jati, tabebuya, daun jarak, yodium, kenikir dan flamboyan. Daun tersebut jika ditempel akan mengeluarkan pewarna asli dan alami. Madrasah berkolaborasi dengan narasumber dan sekaligus pemandu kegiatan workshop yaitu Ibu Unik, yang dibantu oleh beberapa karyawannya, dan juga Bapak/Ibu guru mapel Seni Budaya, Ninik Rachmawati, Yustitia Andromeda, dan Ahmad Alif Al Faraby.

Pada kegiatan awal peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Selanjutnya diperkenalkan alat-alat serta bahan-bahan yang akan dipergunakan. Sebagai bahan yang harus dipersiapkan meliputi, kain 1 set, tro,  tawas, soda kue, cuka, kapur tohor, dan tunjung. Proses pembuatan ecoprint kali ini dengan menggunakan teknik steam.

Proses selanjutnya Scoring, pada proses ini siapkan 2 liter air, kemudian tambahkan tro 1sdm untuk kain 1 set. Lalu rendam selama 30 menit sembari dikucek, setelah itu bilas sampai bersih lanjut ke proses mordan.

Proses berikutnya Mordanting, yang perlu dipersiapkan adalah tawas 50 gr, soda kue 30gr, cuka 75ml dan 2,5 liter air, setelah itu rendam kain selama 24 jam. Selanjutnya rendam kain dalam larutan kapur tohor selama 10 menit (kapur tohor 5sdm larutkan dengan 5 liter air hangat). Kemudian peras kain utama, bentangkan.   Lanjutkan dengan menata dedaunan yang mau dipakai motif.  Penataan daun jangan asal ditempel, namun ditata atau didesain yang bagus sesuai dengan keinginan dan kreativitas siswa.

Kemudian kain blanked direndam ke dalam larutan tunjung selama 5 menit. Tunjung 5gr larutkan ke dalam air 1,5 liter. Lalu peras kain hingga tidak ada tetesan air. Selanjutnya proses steaming (kain dikukus) selama 2 jam.

Proses berikutnya setelah dikukus, kain dibuka kemudian pembersihan sisa-sisa daun. Langkah berikutnya, kain diangin-anginkan di tempat yang teduh sampai kering (selama 7 hari). Lalu proses pewarnaan sesuai dengan selera. Tahap terakhir yaitu fiksasi (pencucian akhir),  hasil yang sudah selesai disteam  dicuci dengan tawas. Kemudian dijemur lagi di tempat yang teduh.

Semoga workshop ini membawa banyak manfaat, seperti harapan bapak kepala madrasah pada awal sambutan. Ecoprint memerlukan ketelatenan dan sentuhan seni. (Vie’)