Pondok Romadhon-1

MTsN 1 Sidoarjo Sukses Gelar Pondok Ramadhan 1446 H dengan Tema “Ramadhan Menenangkan dan Menyenangkan”

MTsN 1 Sidoarjo kembali mengadakan kegiatan tahunan Pondok Ramadhan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 17 hingga 19 Maret 2025, bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa-siswi kelas 7, 8, dan 9 dengan mengangkat tema “Ramadhan Menenangkan dan Menyenangkan”.

Pondok Ramadhan kali ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan praktik keagamaan para siswa melalui materi-materi yang aplikatif dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan suasana religius yang mendalam.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi:

  • Senin, 17 Maret 2025: Materi tentang Thaharah (bersuci), yang merupakan dasar penting dalam pelaksanaan ibadah.

  • Selasa, 18 Maret 2025: Materi Tata Cara Pelaksanaan Shalat Jama’ dan Qashar, sebagai bentuk edukasi fiqih praktis dalam kondisi safar atau bepergian.

  • Rabu, 19 Maret 2025: Materi Tata Cara Pemulasaran Jenazah, mencakup teori dan praktik tentang merawat jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan ilmu, namun juga menumbuhkan spiritualitas dan karakter islami dalam diri peserta didik. Selama tiga hari, siswa mendapat bimbingan langsung dari para guru PAI serta pembimbing rohani madrasah.

Kepala MTsN 1 Sidoarjo menyampaikan bahwa Pondok Ramadhan merupakan momentum penting untuk membekali siswa dengan nilai-nilai keislaman, sekaligus sebagai bentuk internalisasi pendidikan karakter religius.

“Kami ingin siswa-siswi merasakan bahwa Ramadhan adalah bulan yang menenangkan jiwa dan menyenangkan hati, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan ilmu dan amal,” ujar beliau.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Pondok Ramadhan ini, MTsN 1 Sidoarjo berharap siswa dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi pribadi yang lebih taat, tangguh, dan berakhlak mulia. (Senja)

Comments are closed.