Home Blog Kegiatan Sekolah MTsN 1 Sidoarjo Gelar Upacara Dalam Semarakkan Hari Santri Nasional Dimeriahkan Penampilan Patrol

Kegiatan Sekolah

Selasa, 22 Oktober 2019

MTsN 1 Sidoarjo Gelar Upacara dalam Semarakkan Hari Santri Nasional Dimeriahkan Penampilan Patrol

Kab. Sidoarjo (MTsN 1 Sidoarjo) -  Peringati Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh tepat pada tanggal 22 Oktober warga MTsN 1 Sidoarjo menggelar upacara yang diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru dan karyawan di halaman MTsN 1 Sidoarjo (22/10). Upacara berlangsung dengan khidmat.

Adanya peringatan HSN ini adalah peneguh bahwa pesantren juga merupakan bagian terpenting pembentuk karakter bangsa. Mulai dari sopan santun, kebersahajaan, kemandirian, kedisiplinan dan keistikamahan. Nilai-nilai yang menjadi denyut nadi santri tersebutlah gambaran karakter perilaku baik santri untuk senantiasa ikut menebarkan nilai-nilai Islam yang damai, cinta kepada NKRI, sebagai tantangan mencetak para santri di era sekarang. Sebagai madrasah yang bernaung di bawah Kemenag akan relatif mudah menciptaan iklim santri di lingkungan MTsN 1 Sidoarjo. Karena secara kelembagaan kultur pesantren menjadi khas kurikulum pendidikan formalnya sebagai bagian dari pendidikan plus.

Menurut Sueb selaku wakil kepala madrasah dalam sambutannya menyampaikan madrasah juga perlu melakukan penanaman nilai-nilai yang dimiliki oleh pesantren. Karena di pesantren akan ditempa untuk menjadi pembelajar yang sabar, mau menunda kesenangan, dan mau menghadapi kesulitan yang menghadang, dan yang terpenting di pesantren itu kegigihan, kesabaran, ketekunan tidak diajarkan di atas kertas dengan definisi-definisi angka atau huruf. Nilai-nilai itu justru harus dilalui dengan latihan yang keras, ditempa secara langsung, dan membutuhkan waktu yang panjang. Oleh karena itu, kesederhanaan adalah sifat khas pesantren yang perlu ditanamkan kepada para santri hendaknya juga diperkenalkan ke peserta didik. Kesederhanaan itu terlihat mulai dalam hal berpakaian dan makan, dalam rangka mencetak karakter rendah hati untuk menumbuhkan sifat menghargai pada apa yang dimiliki saat ini. Kesederhanaan ini juga mempunyai fungsi, membentuk sikap bersyukur terhadap yang ada, dengan tetap semangat meraih impian mencari ilmu yang berkah selama di madrasah. Hal lain, kegigihan terhadap tantangan dan kesulitan juga perlu diperkenalkan kepada peserta didik. Sehingga akan membantu mereka memutar otak, berpikir kreatif memecahkan masalah, dan mencari jalan keluar. Dan yang lebih terpenting, adalah hormat kepada guru sebagaimana yang dilakukan oleh santri kepada kiai atau ustaz juga harus ditingkatkan. Caranya dengan mencium tangan serta senantiasa mengucapkan salam kala bertemu guna memperoleh keberkahan ilmu yang diajarkan oleh guru atau ustaz.

Ada yang berbeda dalam peringatan HSN kali ini, upacara ditutup sangat meriah dengan sejumlah peserta didik menampilkan kesenian patrol yang dimainkan oleh Syaiful Bastomy Fajariansyah (IX-E), M. Andika Dwi Saputra (IX-E), Muafa Rakharyan S (IX-E), Richal Iqbal Juananda (IX-G) dan peserta didik lainnya. Selamat hari santri untuk pesantren dan madrasah, Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia. (zet)