Home Blog Kegiatan Sekolah Meriah, Parade Pejuang Menjadi Puncak Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-74 Di MTsN 1 Sidoarjo

Kegiatan Sekolah

Kamis, 15 Agustus 2019

Meriah, Parade Pejuang Menjadi Puncak Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-74 di MTsN 1 Sidoarjo

Kabupaten Sidoarjo (MTsN 1) MTsN 1 Sidoarjo menggelar Parade Pejuang Kemerdekaan sebagai puncak peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74, Kamis (15/8/2019). Setelah dua hari sebelumnya sukses menggelar berbagai lomba. Kegiatan yang berbentuk karnaval itu diikuti oleh semua siswa dan dewan guru. Dalam parade pejuang ini peserta mengambil route sepanjang Jalan Kemiri, Jalan Siwalanpanji, Natura Residence dan finish di halaman MTsN 1 Sidoarjo. Selain memakai baju adat dan baju para pejuang, peserta juga membawa berbagai replika senjata para pahlawan di dalam merebut kemerdekaan, seperti bambu runcing, senjata api laras panjang dan berbagai senjata tajam. Tak ketinggalan beberapa peserta juga berhias layaknya para pejuang yang bersimbah darah.

Koordinator Parade Pejuang, Kuswanto menyebutkan bahwa kemerdekaan yang diperoleh oleh bangsa Indonesia merupakan anugerah dari Allah SWT sehingga kita harus mensyukurinya dengan melaksanakan tugas dengan baik sesuai profesi masing-masing.

Pelepasan peserta pertama dilakukan oleh waka kesiswaan, Ida Puspitorini yang mewakili kepala madrasah yang pada waktu bersamaan sedang menghadiri Kompetisi Saince Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Timur di Malang. Sebelum pelepasan Rini, sapaan akrab Ida Puspitorini berpesan kepada semua peserta parade agar menjaga ketertiban dan kebersihan selama di perjalanan. "Mari, tunjukkan bahwa MTsN 1 Sidoarjo adalah lembaga yang menjunjung semangat nasionalisme dan mengedepankan budi luhur".  Katanya.

Dihubungi secara terpisah Achmad Syaifullah, Kepala Madrasah MTsN 1 Sidoarjo mengatakan bahwa kegiatan parade ini untuk mengingatkan pada keluarga besar MTsN 1 Sidoarjo akan kerasnya para pejuang dalam merebut kemerdekaan. Agar peserta didik kemudian dapat meghargai anugerah kemerdekaan dengan semangat belajar yang tinggi dan memiliki pemikiran dan tindakan yang revolusioner. "Tidak hanya seremonial, tetapi kegiatan benar-benar disiapkan untuk meningkatkan nasionalisme dan semangat belajar peserta didik,” pungkasnya. (MN)